PONTIANAK –  Penerbangan perdana sekaligus meresmikan dua rute baru dari Pontianak ke Kuala Lumpur dan Kuching,yang memperkuat konektivitas antara Malaysia dan Indonesia, khususnya di Kalimantan. Peresmian ini menandai langkah penting bagi AirAsia dalam memperluas jaringan regional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bersama, Jum’at 12 September 2025.

Penumpang penerbangan perdana AirAsia rute Kuching–Pontianak (AK1781) dilepas secara

resmi oleh Minister for Transport Sarawak, YB Dato’ Sri Lee Kim Shin. Beliau bersama Pelaksana

Tugas Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Bapak Musa Derek Sairwona, serta

rombongan turut menaiki penerbangan tersebut untuk melakukan kunjungan resmi ke ibu kota

Kalimantan Barat.

Mereka bersama rombongan turut berada dalam penerbangan tersebut menuju Pontianak untuk kunjungan resmi.

Setibanya di Kuching, rombongan dari Pontianak disambut meriah dengan pertunjukan budaya, dihadiri pejabat Sarawak, manajemen AirAsia, serta perwakilan sektor pariwisata dan kesehatan.

Di Kuala Lumpur, penerbangan perdana AK491 dari Pontianak juga mendapat sambutan hangat dari Tourism Malaysia dan jajaran manajemen AirAsia di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Tingkat keterisian penumpang pada hari peluncuran tercatat mencapai 80,7 persen, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan baru ini.

CEO AirAsia Malaysia, Dato’ Kapten Fareh Mazputra, menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar penting bagi perusahaan.

Saat ini, AirAsia telah melayani penerbangan ke 18 destinasi di Indonesia, termasuk rute baru ke Banjarmasin yang akan dibuka 20 Oktober 2025 mendatang.