KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mendampingi Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meninjau lokasi rencana pembangunan Pasar Induk Melati di kawasan Pasar Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (19/10/2026).
Pembangunan pasar tersebut direncanakan menelan anggaran sekitar Rp50 miliar. Proses lelang ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal 2027, sementara anggaran sebesar Rp10 miliar disebut telah dialokasikan pada tahun ini untuk mendukung tahapan pembangunan.
Dalam peninjauan tersebut, Sujiwo dan Lasarus bersama jajaran balai terkait melihat langsung lokasi yang disiapkan untuk pembangunan pasar baru. Proyek ini diharapkan dapat menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih layak, nyaman, dan tertata bagi pedagang maupun masyarakat.
Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada Lasarus atas dukungannya dalam mendorong pembangunan Pasar Induk Melati. Menurutnya, perhatian tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat, meskipun Kubu Raya bukan daerah pemilihan Lasarus.
“Atas nama seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Lasarus. Walaupun ini bukan daerah pemilihan beliau, tetapi ketika berbicara pembangunan untuk kepentingan publik dan masyarakat, beliau memberikan perhatian,” ujar Sujiwo saat peninjauan di Pasar Parit Baru.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan instansi terkait diperlukan untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Lasarus menjelaskan, pembangunan pasar baru tersebut direncanakan dengan anggaran sekitar Rp50 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp10 miliar disebut telah dialokasikan pada tahun ini sebagai tahap awal.
Menurut Lasarus, kondisi pasar yang ada masih memerlukan pembenahan sehingga pembangunan fasilitas baru diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan perdagangan.
“Makanya kita akan bangun pasar baru yang nilainya Rp50 miliar. Tahun ini masuk Rp10 miliar dulu. Ini perjuangan kita di Komisi V, tidak saya sendiri,” kata Lasarus.
Ia menambahkan, upaya mendorong pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat dilakukan bersama sejumlah anggota DPR RI dari daerah tersebut, di antaranya Sarip, Boyman Harun, dan Yuliansyah.
Kolaborasi tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Kalimantan Barat, termasuk rencana pembangunan Pasar Induk Melati di Kabupaten Kubu Raya.
Jika terealisasi sesuai rencana, pembangunan pasar tersebut diharapkan dapat menciptakan pusat perdagangan yang lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang di Kabupaten Kubu Raya.(TR)

