PONTIANAK — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Denis Azzarya, memastikan tempat di babak utama Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah melewati dua pertandingan kualifikasi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pada babak kualifikasi pertama, Denis tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Brunei Darussalam, Dee Yeong Wong. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-3, 21-7.

Tantangan lebih berat dihadapi Denis pada babak kualifikasi berikutnya saat berjumpa Farel Fadhilah Ukasyah. Setelah kehilangan gim kedua, Denis mampu bangkit dan mengamankan kemenangan melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-11, 16-21, 21-8.

Denis mengatakan pertandingan pertama dimanfaatkannya untuk membaca pola permainan lawan sekaligus beradaptasi dengan kondisi pertandingan.

“Di babak pertama tadi saya menyiapkan dulu dari cara bermainnya dan untuk adaptasi. Kemarin sudah melakukan tes lapangan, jadi sudah bisa menyesuaikan,” ujar Denis, Selasa (25/8/2026).

Menghadapi Farel pada final kualifikasi, Denis mengakui pertandingan berlangsung lebih ketat. Ia juga perlu melakukan penyesuaian karena menghadapi lawan dengan gaya bermain tangan kiri.

“Di final kualifikasi melawan Farel, mungkin tidak berjalan semudah keinginan saya. Namun, saya juga harus menyiapkan cara lainnya jika lawan mengubah strategi. Jarang juga ada pemain tangan kiri, jadi saya harus antisipasi untuk buangannya dan cara mainnya,” katanya.

Denis mengaku sempat kehilangan fokus pada penghujung gim kedua karena terburu-buru mengikuti pola permainan lawan. Pada gim penentuan, ia berusaha mengubah pendekatan dengan bermain lebih tenang dan sabar.

“Di akhir game kedua, saya bermain terburu-buru dan terbawa pola permainan lawan. Di game ketiga saya mencoba untuk lebih sabar dan tahan,” ujarnya.

Setelah memastikan tiket ke babak utama, Denis mulai mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya. Persiapan dilakukan dengan mempelajari rekaman pertandingan calon lawan, menyusun strategi, serta menjaga kondisi fisik melalui istirahat yang cukup.

“Masuk ke babak utama, saya mempersiapkan diri lagi untuk lawan selanjutnya, mulai dari menonton video mainnya, strategi mainnya dan menjaga istirahat juga, karena lawan selanjutnya pasti sudah bagus-bagus semua,” kata Denis.

Lolosnya Denis menambah persaingan di sektor tunggal putra Polytron Pontianak International Challenge 2026. Babak utama turnamen tersebut akan menjadi tantangan berikutnya bagi Denis untuk melanjutkan kiprahnya di ajang bulu tangkis internasional.(TR)