PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan inovasi LEADER serta program ASN Kalbar Peduli yang disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) serta mendorong tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai inisiatif strategis dalam pengembangan sumber daya aparatur, khususnya dalam membentuk kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan mampu menghadirkan kebijakan berdampak bagi masyarakat.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari menyampaikan bahwa inovasi LEADER dirancang sebagai fondasi pembentukan karakter dan kompetensi kepemimpinan ASN.

“Program ini diharapkan dapat memperkuat nilai integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan,” jelasnya. Rabu 24 September 2025.

Sementara itu, program ASN Kalbar Peduli diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian sosial aparatur terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan. Melalui program ini, ASN didorong tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan aktif dalam aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Perwakilan Kemendagri yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menghadirkan inovasi pengembangan ASN. Menurutnya, upaya semacam ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Peluncuran kedua program tersebut diharapkan menjadi pondasi dalam membangun kepemimpinan aparatur yang mampu merumuskan dan melaksanakan kebijakan secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(Ki)