PONTIANAK – Berawal dari ketertarikan terhadap dunia parfum, brand lokal Memori Parfum resmi berdiri pada 1 Desember 2024. Usaha ini dimiliki oleh Berri Elmakky dan Firstella Bilqisty dengan konsep menghadirkan produk parfum beraroma premium dengan harga terjangkau.

Owner Memori Parfum, Berri Elmakky, mengatakan ide usaha tersebut muncul dari kebiasaannya mengoleksi berbagai jenis parfum dengan rentang harga yang beragam.

“Dari situ saya melihat banyak orang ingin tampil wangi dan percaya diri, tetapi tidak semua ingin atau mampu membeli parfum dengan harga mahal. Karena itu kami mencoba menghadirkan alternatif dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Berri, Jumat (9/1/2026).

Memori Parfum Usaha ini dimiliki oleh Berri Elmakky dan Firstella Bilqisty dengan konsep menghadirkan produk parfum beraroma premium dengan harga terjangkau.

Menurutnya, setiap varian parfum diracik dengan pemilihan aroma tertentu serta menggunakan campuran etanol berkualitas agar menghasilkan wangi yang lembut dan relatif tahan lama.

Sejak mulai dipasarkan, Memori Parfum mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya di Kota Pontianak. Antusiasme terlihat saat pembukaan stan penjualan di Mega Mall Pontianak pada Agustus 2025 yang ramai dikunjungi pembeli.

“Banyak pelanggan datang karena tertarik dengan aroma yang mereka cium di sekitar stan. Itu di luar perkiraan kami,” katanya.

Hingga saat ini, Memori Parfum telah memiliki empat cabang aktif. Cabang pertama berada di kawasan Paris II, kemudian dibuka stan di Mega Mall Pontianak. Cabang ketiga berlokasi di Jalan Marta Dinata dan mulai beroperasi pada Desember 2025. Sementara cabang keempat dijadwalkan dibuka pada 11 Januari 2026 di Tanjung Raya, disusul cabang kelima pada 2 Februari 2026 di kawasan Kota Baru (Kobar).

Ke depan, pihak pengelola menargetkan pembukaan cabang di sejumlah daerah di Kalimantan Barat, di antaranya Singkawang, Sintang, Ketapang, dan Sanggau.

Dalam pemasarannya, Memori Parfum mengelompokkan produk ke dalam lima kategori, yakni favorit, elegan, luxury, premium, dan premium plus. Harga produk bervariasi mulai dari Rp25.000 untuk ukuran 10 mililiter, tergantung jenis bibit parfum yang digunakan.

Berri menyebutkan, varian yang paling diminati pelanggan dapat berubah setiap bulan sesuai tren dan preferensi konsumen. Beberapa aroma inspirasi yang kerap diminati antara lain Sauvage, J’adore, Libre, Myself, dan Erbapura.

“Kami melihat setiap pelanggan memiliki selera yang berbeda. Kami membantu mereka menemukan aroma yang sesuai dengan karakter masing-masing,” ujarnya.

Dengan mengusung tagline “Ingat Selamanya”, pihaknya berharap Memori Parfum dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan masyarakat di Kalimantan Barat.

“Harapan kami, Memori Parfum bisa terus bertahan dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” tutup Berri. (Tr)