KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan menyeluruh kawasan Pasar Kakap, Kecamatan Sungai Kakap. Penataan tersebut bertujuan mengubah wajah pasar yang selama puluhan tahun dinilai kumuh menjadi kawasan perdagangan yang tertata rapi, layak, dan memiliki nilai estetika.
Saat meninjau lokasi Pasar Kakap, Senin (2/2/2026), Sujiwo menyampaikan bahwa kios-kios lama yang kondisinya sudah tidak layak akan dibongkar dan digantikan dengan kios baru yang lebih tertata. Para pedagang nantinya akan direlokasi sementara ke kios baru sebelum pembongkaran dilakukan.
“Dalam waktu dekat, setelah kios baru selesai dibangun, para pedagang akan kita lokalisir. Setelah itu, bangunan lama yang sudah kumuh ini akan kita robohkan,” ujar Sujiwo.
Selain penataan kios, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan membangun infrastruktur jalan di kawasan pasar. Anggaran sekitar Rp400 juta telah disiapkan dan pekerjaan ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal Februari 2026.
“Jalan ini akan segera kita bangun. Anggarannya sekitar Rp400 juta dan awal Februari sudah mulai dikerjakan,” jelasnya.
Sujiwo menilai kondisi Pasar Kakap yang relatif tidak mengalami perubahan sejak era 1980-an menjadi alasan utama perlunya pembenahan secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Pasar Kakap akan ditata menjadi kawasan yang lebih modern dan tertib.
“Pasar Kakap ini sejak tahun 1980-an kondisinya seperti ini, tidak banyak perubahan. Dengan saya memimpin Kubu Raya, saya ingin mengubah wajah Pasar Kakap menjadi area yang tertata rapi, memiliki estetika, dan nyaman,” tegasnya.
Ia juga menyebut Pasar Kakap memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata jika ditata dengan baik. Oleh karena itu, Sujiwo meminta seluruh unsur pemerintahan dan aparat keamanan setempat untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pedagang.
“Saya minta camat, kepala desa Sungai Kakap, Danramil, Kapolsek, serta pihak terkait lainnya untuk segera melakukan sosialisasi. Kita bangunkan kios baru yang layak dan tidak kumuh,” katanya.
Sujiwo memastikan seluruh kios yang dibongkar akan diganti dengan bangunan baru sehingga pedagang tidak dirugikan. Ia optimistis, setelah proses penataan dan pelokalisiran selesai, aktivitas perdagangan di Pasar Kakap akan semakin meningkat.
“Insya Allah setelah ditata dan dilokalisir, aktivitas perdagangan akan lebih ramai. Kondisi seperti sekarang memang harus kita rapikan,” pungkasnya. (Tr)


Tinggalkan Balasan