PONTIANAK – Petinju profesional asal Kalimantan Barat, Daud Yordan, akan menghadapi petinju asal Thailand dalam pertandingan tinju yang digelar di GOR Pangsuma, Pontianak, Sabtu malam (10/10/2026). Selain menargetkan hasil terbaik di atas ring, Daud juga membawa misi mendorong lahirnya petinju profesional berprestasi dari Kalimantan Barat.
Daud mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk hadir langsung memberikan dukungan dalam pertandingan tersebut. Laga ini juga dijadwalkan disiarkan secara langsung melalui Garuda TV.
Dalam konferensi pers di Gaia Mall, Jumat (9/10/2026), Daud menegaskan bahwa tinju bukan sekadar olahraga yang mempertemukan dua petarung, tetapi juga menjunjung tinggi persahabatan dan sportivitas.
Menurutnya, persaingan hanya berlangsung selama pertandingan. Setelah pertarungan berakhir, para petinju tetap harus saling menghormati.
“Tinju itu persahabatan. Olahraga itu tentang sahabat. Kita tidak akan bermusuhan di sini, tetapi bertanding di atas ring. Setelah itu, kita tetap sahabat. Itulah indahnya olahraga,” ujar Daud.
Di balik persiapannya menghadapi petinju Thailand, Daud juga ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda yang bercita-cita meniti karier sebagai petinju profesional.
Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana dan menilai kerja keras serta kesempatan untuk berkembang menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi.
Pengalaman tersebut mendorongnya untuk membantu petinju muda memperoleh pembinaan dan kesempatan berkompetisi, sehingga mereka dapat berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui Daud Yordan Promotions, ia ingin membangun wadah yang mendukung perjalanan atlet dari tahap pengembangan menuju dunia tinju profesional. Harapannya, semakin banyak petinju potensial yang mampu meraih gelar juara dan mengharumkan nama daerah.
Daud meyakini Kalimantan Barat memiliki banyak anak muda dengan potensi di bidang tinju. Namun, menurutnya, potensi tersebut perlu didukung melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan.
“Saya yakin anak-anak Kalimantan Barat banyak yang punya potensi dan hebat. Karena itu, mereka perlu didukung agar bisa berprestasi dan membanggakan nama daerah, keluarga, serta seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO Daud Yordan Promotions, Alex Kristian, mengatakan pihaknya ingin menjadi wadah bagi generasi muda dari berbagai daerah yang ingin mengembangkan karier di dunia tinju profesional.
Alex mengaku banyak belajar dari perjalanan Daud Yordan, yang dinilainya menunjukkan bahwa kerja keras dan prestasi dapat membuka peluang untuk meraih kesuksesan.
Ia menjelaskan, kolaborasinya dengan Daud mulai terjalin sejak pertemuan pada 2024. Kerja sama tersebut kemudian berlanjut melalui proses belajar menyelenggarakan kegiatan tinju pada 2025 hingga kolaborasi yang semakin berkembang pada 2026.
Menurut Alex, kerja sama tersebut merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem tinju yang lebih baik. Ia juga mengajak masyarakat dan pencinta tinju untuk mendukung Daud Yordan Promotions dalam membuka peluang bagi atlet-atlet muda.
Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu memperkuat pembinaan tinju, sehingga semakin banyak atlet berbakat memperoleh kesempatan untuk berkembang dan menorehkan prestasi.
Pertandingan Daud Yordan melawan petinju Thailand di GOR Pangsuma diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong tumbuhnya minat generasi muda Kalimantan Barat terhadap tinju profesional.
Melalui pertandingan tersebut, Daud berharap semakin banyak anak muda berani mengembangkan potensi, menjalani pembinaan, dan berjuang meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (TR)

