PONTIANAK – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengapresiasi program Gema Membangun Desa (GMD) yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar). Program tersebut dinilai dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Helmi Hasan saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat dan bertemu dengan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (2/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemerintah Provinsi Bengkulu juga meninjau pelayanan kesehatan di RSUD Soedarso, Pontianak. Helmi Hasan memberikan perhatian terhadap kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Ia menyebut RSUD Soedarso dapat menjadi salah satu referensi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
Selain meninjau sektor kesehatan, Helmi Hasan juga mempelajari sejumlah program unggulan Pemprov Kalbar yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk program Gema Membangun Desa.
Menurutnya, program tersebut memiliki potensi untuk diterapkan di Bengkulu dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Saya melihat berbagai program unggulan di Kalimantan Barat yang sangat baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya Gema Membangun Desa (GMD). Program seperti ini sangat inspiratif dan kami tertarik untuk mempelajarinya agar dapat diadopsi dan diterapkan di Provinsi Bengkulu,” ujar Helmi Hasan.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi kedua pemerintah provinsi untuk menjajaki peluang kerja sama di sejumlah sektor, di antaranya pertanian, perikanan, dan peternakan.
Perangkat daerah dari kedua provinsi akan melakukan koordinasi untuk mengidentifikasi potensi kerja sama yang dapat dikembangkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyambut baik kunjungan kerja tersebut. Ia berharap pertemuan antarpemerintah provinsi itu dapat memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ria Norsan mengatakan Pemprov Kalbar terbuka untuk berbagi pengalaman terkait tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik. Selain itu, kerja sama juga berpeluang dikembangkan melalui pertukaran komoditas pertanian, perikanan, hasil laut, dan peternakan.
“Semoga kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi dan penjajakan kerja sama yang dilakukan hari ini dapat berlanjut menjadi kesepakatan konkret, sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah,” kata Ria Norsan.
Melalui kunjungan tersebut, Pemprov Kalbar dan Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai peluang kolaborasi, baik dalam pengembangan program pembangunan desa, peningkatan pelayanan publik, maupun penguatan sektor ekonomi daerah.(Jeklin)
