PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Kalimantan Barat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan keadilan sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Krisantus saat membuka Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau di Betang Youth Center, Rabu (22/7/2026).
Menurut Krisantus, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Pemerintah juga akan memberikan perlindungan kepada para pelaku usaha yang berinvestasi di Kalbar, dengan syarat investasi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pemerintah akan memberikan perlindungan kepada seluruh pelaku investasi di Kalimantan Barat. Namun investasi tersebut harus membawa dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan keadilan sosial sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Krisantus.
Ia menilai keberhasilan investasi tidak semata diukur dari besarnya nilai modal yang masuk ke daerah, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat, terutama di sekitar kawasan investasi. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemerataan kesejahteraan.
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus juga menekankan pentingnya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Dayak. Menurutnya, selain memiliki identitas budaya yang kuat, masyarakat Dayak perlu meningkatkan kapasitas ekonomi melalui lahirnya lebih banyak pelaku usaha dan investor lokal.
“Kepribadian budaya kita sudah terbentuk dan terus terpelihara melalui pelaksanaan Gawai Dayak dari tahun ke tahun. Namun dari sisi ekonomi, kita masih harus memperkuat diri agar semakin banyak lahir pengusaha dan investor Dayak yang mampu menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi masyarakat lokal menjadi bagian penting agar manfaat investasi tidak hanya dinikmati oleh pihak luar, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat secara berkelanjutan.(Ki)

