PONTIANAK – Bulan Ramadan umumnya diikuti dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga, mulai dari kebutuhan sahur dan berbuka puasa, pembayaran zakat dan sedekah, hingga persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Untuk membantu masyarakat mengelola keuangan selama Ramadan, Bank Kalbar membagikan sejumlah tips agar pengeluaran tetap terencana dan kondisi keuangan keluarga tetap terjaga.

Manajemen Bank Kalbar menyampaikan bahwa peningkatan pengeluaran selama Ramadan merupakan hal yang lazim. Namun, tanpa perencanaan yang baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada stabilitas keuangan keluarga setelah Idulfitri.

Susun Anggaran Khusus Ramadan

Bank Kalbar menyarankan masyarakat menyusun anggaran khusus untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. Dengan membuat daftar kebutuhan sejak awal, masyarakat dapat memperkirakan besaran pengeluaran serta menghindari pembelian yang tidak direncanakan.

Pemisahan anggaran juga dinilai dapat membantu mengelompokkan kebutuhan pokok, zakat, sedekah, biaya mudik, hingga belanja Hari Raya sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih terarah.

Prioritaskan Kebutuhan

Bank Kalbar mengimbau masyarakat untuk mendahulukan kebutuhan utama, seperti bahan pangan, pembayaran tagihan, biaya pendidikan, zakat, infak, dan sedekah.

Sementara itu, pembelian barang yang bersifat konsumtif maupun keinginan disarankan disesuaikan dengan kemampuan keuangan agar tidak menimbulkan beban setelah Ramadan berakhir.

Manfaatkan Layanan Perbankan Digital

Bank Kalbar juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan perbankan digital, seperti mobile banking, ATM, dan QRIS, untuk melakukan berbagai transaksi selama Ramadan.

Menurut Bank Kalbar, penggunaan layanan digital dapat memudahkan nasabah memantau saldo, riwayat transaksi, serta arus kas secara berkala sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih terkontrol.

Tetap Menabung dan Siapkan Dana Darurat

Di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan, masyarakat juga diingatkan untuk tetap menyisihkan sebagian pendapatan sebagai tabungan dan dana darurat.

Dana tersebut dapat digunakan apabila muncul kebutuhan yang tidak direncanakan setelah Hari Raya sehingga kondisi keuangan keluarga tetap terjaga.

Kelola THR Secara Bijak

Bank Kalbar menyarankan agar Tunjangan Hari Raya (THR) dikelola secara terencana dan tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

THR dapat dialokasikan ke beberapa pos, seperti kebutuhan Hari Raya, tabungan, investasi, dana darurat, maupun pembayaran kewajiban apabila diperlukan.

Tingkatkan Literasi Keuangan

Bank Kalbar menyatakan terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi, termasuk mengenai pengelolaan keuangan pada momen Ramadan.

Melalui perencanaan anggaran yang baik serta pemanfaatan layanan perbankan digital, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri secara lebih terencana serta menjaga kondisi keuangan keluarga setelah Hari Raya.