PONTIANAK — Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Apriyani Rahayu/Dejan Ferdinansyah, terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil Chinese Taipei dalam dua gim langsung, Sabtu (5/9/2026).
Hasil tersebut membuat Apriyani/Dejan gagal melaju ke partai final. Meski demikian, keduanya menilai perjalanan di turnamen ini menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan performa sebagai pasangan baru.
Dejan mengakui hasil pertandingan belum sesuai dengan harapan. Ia menyebut dirinya bersama Apriyani telah berusaha maksimal, tetapi permainan mereka belum mampu tampil optimal.
“Hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita, harapan kita, tapi kita sudah mencoba berusaha sebisa kita, semaksimal mungkin. Tapi memang hasilnya belum,” ujar Dejan seusai pertandingan di GOR Terpadu, Sabtu (5/9/2026).
Dejan juga menyebut kondisi pertandingan turut memengaruhi fokus mereka di lapangan. Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan alasan atas kekalahan yang mereka alami.
Menurutnya, konsentrasi yang naik-turun membuat permainan mereka tidak berjalan maksimal.
Apriyani juga mengakui kondisi menjadi salah satu tantangan dalam pertandingan. Ia turut mengapresiasi perjuangan Dejan yang dinilainya telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.
“Terima kasih untuk Dejan, karena dia mau memberikan yang terbaik di lapangan, sudah mati-matian dari kemarin sampai hari ini,” kata Apriyani.
Sebagai pasangan baru, Apriyani/Dejan sebelumnya mencatat hasil positif dalam dua turnamen terakhir. Mereka berhasil meraih gelar juara pada turnamen level International Challenge, kemudian melanjutkan kiprah dengan menembus babak semifinal turnamen level Super 100.
Dejan menilai pencapaian tersebut menjadi modal awal bagi keduanya untuk membangun chemistry sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
“Ini modal awal yang baik untuk kita. Di sini sangat improve persiapan, latihan, supaya di lapangan pertandingan juga dapat modal yang bagus untuk evaluasi nanti di pelatnas,” jelas Dejan.
Ia mengatakan hasil dari dua turnamen tersebut memberikan sejumlah bahan evaluasi yang dapat dibawa ke sesi latihan di pelatnas.
Dejan pun berharap proses bersama Apriyani dapat terus berkembang sehingga mereka mampu meraih hasil yang lebih baik pada turnamen berikutnya.
“Saya sangat senang di sini dengan hasil-hasil yang kita dapat, karena banyak banget pelajaran, evaluasi juga yang bisa kita perbaiki di pelatnas. Semoga ke depannya kita pasti berusaha terus untuk improve dan bisa dapat hasil yang lebih baik,” pungkasnya.
Meski gagal melaju ke final, perjalanan Apriyani/Dejan dalam dua turnamen terakhir menjadi bagian dari proses evaluasi bagi pasangan tersebut. Hasil semifinal di turnamen ini selanjutnya menjadi bahan untuk meningkatkan permainan dan membangun kerja sama mereka sebagai pasangan baru.(TR)
