KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai melakukan penataan kawasan Pasar Sungai Kakap sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan penataan Pasar Sungai Kakap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, pasar yang telah lama menjadi pusat perdagangan masyarakat tersebut perlu dibenahi agar memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
“Penataan ini dilakukan secara bertahap. Tujuannya bukan sekadar mempercantik kawasan, tetapi juga menciptakan pasar yang lebih tertib sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih baik,” ujar Sujiwo saat meninjau kawasan Pasar Sungai Kakap, Selasa (30/6/2026).
Sebagai tahap awal, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan menata pedagang yang masih berjualan di badan jalan. Para pedagang akan direlokasi ke lokasi yang telah disiapkan. Sementara bagi pedagang yang belum memperoleh kios permanen, pemerintah akan menyediakan lapak sementara berupa tenda hingga pembangunan kios baru selesai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana membangun Taman Paskap (Taman Pasar Kakap) sebagai ruang terbuka hijau di kawasan pasar. Sujiwo menargetkan pembangunan taman tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.
Penataan juga mencakup perbaikan infrastruktur pendukung. Jalan di kawasan pasar telah diperbaiki, area parkir mulai ditata, lampu penerangan jalan umum (PJU) dan lampu hias telah dipasang, sementara kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terus dibenahi untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Bangunan terminal yang selama ini belum dimanfaatkan juga direncanakan direvitalisasi menjadi pusat kuliner atau pujasera. Menurut Sujiwo, bangunan tersebut dapat difungsikan kembali melalui pengecatan dan penataan sederhana guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sujiwo menilai keberhasilan penataan kawasan pasar memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat dan para pedagang.
“Pemerintah sudah mulai membangun berbagai fasilitas. Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, serta bersama-sama menjaga agar kawasan pasar tetap rapi dan nyaman,” katanya.
Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa memperkuat koordinasi dalam mengawal proses penataan. Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi faktor penting agar program penataan dapat berjalan sesuai harapan.
:::writing
Jika akan diterbitkan di portal berita, saya juga dapat membantu menyusunnya dengan gaya yang lebih SEO-friendly tanpa mengurangi kaidah jurnalistik.(TR)

