KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyatakan dukungan terhadap rencana penyelenggaraan turnamen bola voli tingkat Asia, AVC Men’s Volleyball Championship, yang akan digelar di Kalimantan Barat sebagai bagian dari Indonesia sebagai tuan rumah.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa ajang internasional tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan agenda nasional yang berkaitan dengan citra Indonesia di mata dunia.
“Ini agenda negara. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menyukseskannya,” ujar Sujiwo saat diwawancarai di Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (24/4/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran Kapolda Kalimantan Barat dalam rangkaian kegiatan tersebut berkaitan dengan perannya sebagai manajer klub Bhayangkara Presisi yang mewakili Indonesia dalam turnamen.
Menurutnya, Kubu Raya memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk utama melalui Bandara Internasional Supadio. Karena itu, daerah tersebut dinilai berperan penting dalam memberikan kesan pertama bagi tamu dan atlet dari berbagai negara.
“Mereka pertama kali tiba di Kubu Raya. Karena itu, kita harus menampilkan lingkungan yang bersih, tertata, dan mencerminkan wajah Indonesia yang baik,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya penataan kebersihan lingkungan, perbaikan taman, peningkatan penerangan jalan, serta penguatan identitas kawasan. Koordinasi lintas sektor juga dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan kepolisian, terutama dalam pengaturan lalu lintas.
Selain aspek citra daerah, Sujiwo menilai ajang ini berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dengan kapasitas sekitar 5.000 kursi di GOR Terpadu, ribuan penonton diperkirakan akan hadir, termasuk dari luar daerah.
Ia menyebut, peningkatan jumlah kunjungan berpotensi berdampak pada sektor perhotelan, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pelaku UMKM juga akan dilibatkan di sekitar lokasi kegiatan agar perputaran ekonomi masyarakat meningkat selama turnamen berlangsung,” katanya.
Sujiwo optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, aparat keamanan, DPRD, dan masyarakat, Kalimantan Barat, khususnya Kubu Raya, dapat menjadi tuan rumah yang sukses.
“Ini momentum untuk menjaga nama baik bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.(TR)

