PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar kegiatan Pengembangan Kompetensi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti 50 kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar tersebut diawali dengan apel peserta yang dipimpin Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema “Kepemimpinan Strategis Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Menuju Transformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Berkualitas.”

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi bagi setiap ASN.

“Pengembangan kompetensi ini bukan sekadar rangkaian pelatihan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat karakter dan kualitas kepemimpinan para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Windy, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, kepala perangkat daerah memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah sehingga perlu terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, integritas, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan tugas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Windy menegaskan bahwa pejabat pimpinan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga bertanggung jawab membangun budaya kerja, menggerakkan organisasi, serta menjadi teladan bagi aparatur sipil negara.

“Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang meliputi materi pengembangan kepemimpinan, diskusi, latihan, hingga kegiatan kebersamaan yang bertujuan memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara optimal sehingga mampu meningkatkan sinergi, mengurangi ego sektoral, serta memperkuat kerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak ditentukan oleh satu perangkat daerah saja, melainkan oleh kemampuan seluruh perangkat daerah untuk bekerja sama, saling mendukung, dan bergerak menuju tujuan pembangunan yang sama,” kata Windy.

Melalui kegiatan tersebut, BPSDM berharap lahir pemimpin birokrasi yang memiliki kapasitas strategis, adaptif terhadap perubahan, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik guna mendukung pembangunan Kalimantan Barat yang maju dan berkelanjutan.(TR)