PONTIANAK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kalimantan Barat di tingkat nasional. Evelyn Romana, siswi SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, berhasil meraih gelar Duta Pelajar Remaja Indonesia 2026 Kategori SMP pada Grand Final yang berlangsung di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Ajang bergengsi tersebut mempertemukan pelajar-pelajar terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia yang telah melewati proses seleksi berjenjang dan kompetitif. Keberhasilan Evelyn menjadi bukti bahwa dedikasi, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mampu mengantarkan pelajar daerah bersaing di tingkat nasional.

Perjalanan Evelyn menuju gelar juara tidak diraih secara instan. Ia harus melewati serangkaian tahapan seleksi mulai dari administrasi, pembuatan video profil, video kreatif, penyusunan laporan advokasi, presentasi program kerja, deep interview, motion challenge, hingga sesi Top 3 Question and Answer yang menguji kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, serta komitmen terhadap pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Evelyn, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan amanah untuk membawa semangat perubahan bagi generasi muda Indonesia.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas anugerah ini. Gelar ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik orang tua, keluarga, guru, teman-teman, SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan saya. Saya percaya setiap pelajar memiliki kesempatan untuk membawa perubahan,” ujar Evelyn.

Selama mengikuti kompetisi, Evelyn dikenal aktif mengusung program advokasi Pelita Nusa (Pendidikan Layak dan Pangan Anak untuk Nusantara). Program tersebut telah dijalankannya selama hampir satu tahun melalui berbagai kegiatan seperti literasi di sekolah, edukasi gizi anak, motivasi belajar, hingga kampanye positif melalui media sosial.

Menurut Evelyn, setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak, lingkungan yang sehat, serta kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Founder sekaligus Penanggung Jawab Duta Pelajar Remaja Indonesia, Saputra, menilai Evelyn memenuhi seluruh kriteria yang dibutuhkan seorang duta pelajar.

“Kami tidak hanya mencari peserta berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial, dan komitmen untuk terus berkarya setelah kompetisi selesai. Evelyn menunjukkan seluruh nilai tersebut melalui aksi nyata,” katanya.

Dukungan penuh juga datang dari sang ibunda, Eva Belisima. Ia mengaku bangga melihat perjuangan putrinya yang mampu membagi waktu antara pendidikan, kegiatan sosial, dan persiapan kompetisi.

“Saya menyaksikan sendiri proses yang dijalani Evelyn dengan penuh disiplin. Banyak pengorbanan yang dilakukan, tetapi hari ini semua kerja keras, doa, dan ketekunan itu membuahkan hasil yang membanggakan,” tuturnya.

Selain fokus pada pendidikan dan literasi, Evelyn juga aktif mengampanyekan berbagai isu penting bagi remaja, mulai dari kesehatan mental, pencegahan perundungan (bullying), literasi digital, kepemimpinan pelajar, kepedulian terhadap lingkungan, hingga penguatan karakter sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

Usai dinobatkan sebagai Duta Pelajar Remaja Indonesia 2026, Evelyn berkomitmen memperluas gerakan Pelita Nusa melalui kolaborasi dengan sekolah, komunitas, organisasi kepemudaan, serta media digital agar semakin banyak pelajar yang terlibat dalam kegiatan literasi, edukasi gizi, dan pembangunan karakter.

Ia juga menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh pelajar Indonesia.

“Jangan pernah takut bermimpi hanya karena berasal dari daerah atau memiliki keterbatasan. Prestasi bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, tetapi siapa yang terus berusaha meski berkali-kali jatuh. Teruslah belajar, saling menguatkan, dan jadilah generasi yang mampu memberi manfaat bagi sesama.”

Keberhasilan Evelyn Romana tidak hanya mengharumkan nama SMP Kristen Immanuel 2 Sungai Raya dan Kabupaten Kubu Raya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Provinsi Kalimantan Barat. Prestasi tersebut membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki daya saing tinggi dan mampu menjadi inspirasi di tingkat nasional melalui karya, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.