KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya menyisir rumah warga yang masih dalam kondisi tidak layak huni. Salah satunya berada di Desa Punggur, Kecamatan Sungai Kakap, yang mendapat perhatian langsung dari Bupati Kubu Raya Sujiwo.

Rumah tersebut dilaporkan kepada pemerintah daerah melalui pemerintah desa setempat karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Sujiwo turun langsung meninjau kondisi rumah. Setelah melihat kondisi di lapangan, ia meminta agar rumah tersebut segera dibongkar dan dibangun kembali melalui program bedah rumah dengan melibatkan gotong royong.

“Tadi kita lihat rumahnya sudah sangat-sangat tidak layak. Kita sudah banyak membongkar rumah, terutama di bantaran Sungai Kapuas. Persoalannya, ini tidak bisa diintervensi menggunakan APBD, pakai APBN juga tidak bisa, akhirnya kita gotong royong,” ujar Sujiwo saat meninjau langsung di Sungai Kakap, Senin (28/9/2026).

Menurut Sujiwo, kondisi rumah yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempati membutuhkan tindakan cepat agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Ia pun meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dalam proses penanganannya.

“Insyaallah minggu depan akan kita eksekusi. Pak camat, pak kades, kita gotong royong. Kita pastikan untuk segera kita bongkar,” tegasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kubu Raya dalam menangani rumah tidak layak huni di wilayahnya. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat agar penanganan rumah warga dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.(TR)