KUBU RAYA — Kondisi seorang lanjut usia (lansia), Sabran, warga Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, mendapat perhatian dari Bupati Kubu Raya Sujiwo. Pemerintah daerah akan membantu pembangunan rumah yang ditempati Sabran serta menindaklanjuti gangguan penglihatan yang dialaminya.
Sujiwo kembali meninjau kondisi rumah Sabran pada Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan pembangunan rumah akan segera dimulai melalui gotong royong dengan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, serta pihak lainnya.
“Insyaallah hari Jumat kita mulai pembangunannya. Nanti Ustaz Ehsan akan komunikasi dengan Pak Camat dan kepala desa untuk membantu prosesnya,” ujar Sujiwo.
Menurut Sujiwo, penanganan rumah tidak layak huni di Kubu Raya dilakukan melalui sejumlah program, termasuk program pemerintah daerah, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Baznas, serta gotong royong bersama masyarakat dan pihak lainnya.
Ia menyebut terdapat sekitar 2.444 unit rumah yang telah masuk dalam program BSPS, dengan tambahan sekitar 300 unit pada tahun ini.
“Kalau rumah tidak layak huni di Kubu Raya itu sudah sangat minim. Makanya saya akan sisir terus, karena memang banyak program yang masuk,” katanya.
Kondisi Kesehatan Turut Ditindaklanjuti
Selain kondisi tempat tinggal, Sujiwo juga menyoroti gangguan penglihatan yang dialami Sabran. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kunjungan tersebut, Sabran mengalami gangguan pada mata yang disebut berkaitan dengan katarak dan dugaan glaukoma.
Sujiwo meminta kondisi tersebut terlebih dahulu diperiksa oleh tenaga kesehatan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan medis yang diperlukan.
“Untuk mata nanti juga kita bantu. Kataraknya saya yakin bisa ditindaklanjuti. Nanti operasinya juga kita bantu,” ujar Sujiwo.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan Kubu Raya membantu apabila Sabran mengalami kendala dalam proses pemeriksaan maupun pengobatan.
“Kalau belum positif, telepon saya. Nanti saya akan kirim Kadis Kesehatan untuk menjemput beliau. Dicek dulu kapan mulai ditindak,” katanya.
Sujiwo berharap bantuan pembangunan rumah dan tindak lanjut pemeriksaan kesehatan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar Sabran.
Ia juga meminta Sabran bersabar selama proses pembangunan rumah dan penanganan kesehatannya berlangsung.
“Datuk yang sabar, ya, Datuk,” ujar Sujiwo.(TR)
